Pagi itu, Hari
Minggu 22 Maret 2015.
Selepas mengecek
musala Annahl, aku yang baru saja datang ke kampus langsung menuju Hall D4,
tempat yang akan digunakan untuk penyelenggaraan Seminar dengan Teuku Wisnu.
Aku sudah berniat untuk datang lebih awal sebelum waktu perjanjian panitia.
Tepatnya pukul 05.30 WIB, karena aku ingat panitia Seminar di malam sebelumnya
berkata akan meneruskan persiapan di waktu pagi.
Kulaju motor matic
ku ke arah Hall D4. Fokus, tetapi tiba-tiba pandanganku teralihkan oleh
sebuah banner besar berwarna ungu yang terpasang di depan tempat parkir
kampus. Banner yang sudah sering aku lihat kalau sudah memasuki Bulan
Maret-April. Ya, banner publikasi kampanye, yang menampilkan calon-calon
Ketua Himpunan, kali ini dari HimaMMB. Banner kedua yang terpasang
setelah Himpunan IT.
Aku kaget
melihatnya. Bukan karena waktu yang cepat daripada himpunan lain, melainkan
calon-calon yang terpampang di sana. 2 pria dan 1 wanita. Komposisi yang sama
seperti tahun kemarin. Dan yang benar-benar membuatku kaget dan
tersenyum-senyum sendiri adalah, aku kenal mereka bertiga.
Mereka bertiga
adalah mentor. Mentor yang bertugas di mentoring wajib 2014 kemarin, mentor
yang dijaring dan dinaungi oleh BPM. Karena aku sedikit ragu terhadap 1 calon
wanita tersebut, dia mentor atau tidak, aku langsung mengecek di grup FB
Mentoring Engineering. Dan memang dia adalah seorang mentor.
Seperti sebuah
impian yang terwujud. Mentor akan ada yang menjadi kahima, peluangnya bukan
1/3, 1/2 atau kurang dari 1. Tetapi peluangnya adalah 1 (satu), atau pasti
ketua himpunan berasal dari mentor, karena calon-calonnnya adalah mentor.
Semoga setelah ini
apa yang BPM rencanakan dapat terwujud dengan baik, walaupun sampai saat ini
aku masih merasa kaget.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar